Sebuah keajaiban kebenaran
 

Kacamata merah muda, rambut putih, pakaian tradisional Kaibobo, wajahnya begitu penuh kepuasan, begitu tenang dan damai. Dentuman gendangnya dan suara merdunya mengiringi tarian anak-anak desa kaibobo. Siapa pria ini, siapa orang yang telah memancarkan inspirasi dan kebahagiaan bahkan di awal upacara penyambutan kami di Kaibobo? Kami semua memiliki perasaan yang sama saat itu, penasaran: tempat ini memiliki keunikan yang nyata dan pria ini adalah orang yang tidak biasa.

 

Selasa, 23 Mei 2017 adalah hari kami mendapat jawaban dan konfirmasi akan rasa penasaran kami. Bastian Riry adalah ciri khas Kaibobo; dia (dirinya sendiri) adalah seni. Dia memiliki kreatifitas didirinya, mendalaminya, menemukan inspirasi, dan menggunakan kepercayaan dan usahanya untuk menghias hidupnya dengan seni dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa seni dapat mengubah kehidupan. Bahwa Anda harus mengikuti rasa ingin tahu anda. Bahwa Anda harus mengajukan pertanyaan dan tetap bersikap terbuka. Dia ingin membuat generasi selanjutnya percaya bahwa ide dan pemikiran yang terlintas di kepala kita adalah sebuah pemberian, keajaiban,dan sesuatu yang sedang menunggu untuk dikolaborasikan.

 

Seni melintasi jalan kita setiap hari, gagasan terus berusaha menarik perhatian kita. Yang harus kita lakukan adalah menjaga agar mata tetap terbuka dan menangkapnya.

 

Bastian Riry berusia 73 tahun. Saat ini dia menetap di Kaibobo sejak istri tercintanya meninggal 16 tahun lalu dan anak laki-lakinya yang berumur 30 tahun menetap di Ambon sejak menjadi tentara. Namun bukan hanya dia yang tinggal di sini sejak 7 abad lamanya; dia tinggal disini bersama dengan masyarakat yang memiliki hubungan kuat dan pekerja keras untuk menciptakan suatu tujuan. Sebuah masyarakat yang telah tumbuh menjadi sebuah keluarga, dimana dibentuk oleh sejarah yang sangat menginspirasi, budayanya, dan juga seninya. Meskipun Kaibobo dipenuhi dengan kedamaian dan ketenangan dan diapit oleh keindahan gunung dan dikelilingi lautan yang seperti surga, Kaibobo dapat menjadi seperti sekarang ini- sebuah tempat fantastik, artistik, dan nyaman- dikarenakan masyarakat yang luar biasa yang tinggal disini.

 

Bastian telah mengabdikan dirinya untuk menjadi seniman, namun ada saat dalam hidupnya dimana dia juga fokus untuk membantu di gereja dan bahkan mengambil peran sebagai sekertaris di pemerintahan. Tapi Bastian adalah bukti bahwa hidup memiliki banyak persimpangan jalan dan anda harus berusaha mengambil kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan petualangan yang dibutuhkan dalam hidup Anda. Namun kika selama perjalanan itu anda selalu kembali lagi ke satu pekerjaan, itu berarti pekerjaan tersebut ditakdirkan untuk menjadi passion anda-passion yang anda harus anda ubah sebagai pengabdian karena itu adalah alasan anda hidup demi memenuhi keeksistensi anda diiringi dengan kebahagiaan yang sejati.

Dan inilah yang dia lakukan. Sampai saat ini, ia tetap membuat seni dari bambu atau jaring ikan seperti tempat sampah baru untuk Kaibobo. Dia masih menjalani hidup artistik dan menempatkan semua fokusnya pada seni; untuk melestarikan seni di desa Kaibobo.

 

Anak-anak bernyanyi, menari dengan gemuai, bermain dan berjoget. Semua ini bukan hanya terjadiselama upacara penyambutan kami, tapi ini namun inilah passion dari masyarakat Kaibobo. Semangat yang selalu dibagikan oleh Bastian selalu memberi bobot dan ini sangat berharga. Sampai sekarang Kaibobo tetap diingat sebagai desa seni.

 

Semua usahanya untuk terus mengajarkan 4 tarian tradisional ke generasi penerus membuat keunikan dan kebahagiaan tetap ada di Kaibobo. Markeputi, Jakalele, Sawat dan Sonde, nama tarian dilakukan saat ada acara untuk warga desa atau saat ada tamu yang datang mengunjungi Kaibobo. Terutama Sonde Hu, yang berarti "satu saudara laki-laki / saudara perempuan" menggambarkan Kaibobo sebagai yang terbaik - "Kami adalah satu keluarga besar".

 

Bastian Riry adalah salah satu orang penting di Kaibobo. Dia adalah salah satu alasan mengapa orang di sini, bahkan masih terisolasi, menikmati hal-hal kecil dalam hidup. Dia adalah sumber utama mengapa Kaibobos (orang-orang Kaibobo) memiliki senyum tulus di wajah mereka atau mendengar orang-orang Kaibobo bernyayi ditengah saat bekerja atau bersantai. Anda bisa melihat bahwa seni dapat menciptakan aura kepuasan.

 

"Karena kebahagiaan diciptakan dari dalam dirimu sendiri bukan dari luar." - Bastian Riry

 

Dan ini adalah hal yang baik tentang seni. Seni berasal dari dalam diri Anda, Anda tidak memerlukan pihak luar untuk terlibat. Itu adalah kesenangan anda sendiri; anda bisa mempraktikkannya kapan pun dan betapapun anda inginkan. Namun, dia masih memiliki satu keinginan yaitu menyediakan studio seni untuk masyarakat Kaibobo yang bertujuan mempertahankan kehidupan kreatif di desa Kaibobo. Sebuah tempat di mana orang dapat berbagi kreativitas mereka dan juga di mana mereka dapat menunjukkan kepada wisatawan betapa pentingnya berbagi passion dan semangat orang-orang Kaibobo.

 

Wawancara dengan Bastian, bagi saya pribadi, adalah suatu pembicaraan inspiratif yang memotivasi saya untuk terus menghidupkan kreativitas saya. Kreativitas itu bukan hanya hadiah untuk penonton, tapi juga hadiah bagi diri anda sendiri. Setiap orang harus memiliki keberanian untuk membawa harta karun yang tersembunyi di dalam diri mereka. Alam semesta mengubur permata-permata luarbiasa di dalam diri kita semua dan kemudian kembali memberi kita sebuah tantangan: memburunya. Dan cara berburu untuk mengungkap perhiasan itu adalah dengan cara hidup sekreatif mungkin. Hidup dan perjalanan yang membawa anda bekerja, menyakini sesuatu dan menagbdi sebanyak mungkin. Namun itu sangat berharga.

- Bastian dan perjalanannya menuju harta tersembunyi

Dilbuat pada: 23-05-2017
Diterbitkan pada: 01-07-2017 
Ditulis oleh: Teresa Cancola
Fotografer: Teresa Cancola